Journal Of Early Childhood And Islamic Education
https://journal.stai-muafi.ac.id/index.php/JOECIE
<p style="text-align: justify;">Jurnal JOECIE adalah Jurnal ilmiah di bidang pendidikan Islam anak usia dini. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) STAI Muafi Sampang. Naskah yang diterbitkan berisikan tulisan ilmiah yang berhubungan dengan: 1) Kajian teori terkait pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini dalam perspektif Islam. 2) Inovasi-inovasi dalam dunia pendidikan Islam anak usia dini. 3) Manajemen pembelajaran di lembaga pendidikan Islam anak usia dini. 4) Bidang kajian pendidikan Islam dari berbagai aspek dan perspektif.</p>LP2M STAI MUAFI SAMPANGen-USJournal Of Early Childhood And Islamic Education2962-8636<h2>Copyright Notice</h2> <div class="page"> <ol> <li class="show">Semua artikel yang termuat dalamJournal Of Early Childhood And Islamic Education dilindungi oleh Undang-Undang dan dilarang mengutip atau mengkopi artikel untuk kepentingan komersial tanpa persetujuan editor jurnal .</li> <li class="show">Jika anda menemukan beberapa artikel yang diterbitkan di Journal Of Early Childhood And Islamic Education yang berpotensi melanggar hak cipta, silahkan bisa menghungi kami melalui kontak yang tersedia.</li> <li class="show">Aspek hukum dan legal formal artikel di Journal Of Early Childhood And Islamic Education terlisensi oleh<strong> <a href="http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/" rel="license"><img style="border-width: 0;" src="https://i.creativecommons.org/l/by-sa/4.0/88x31.png" alt="Creative Commons License"> </a><a href="http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/" rel="license">Creative Commons Attribution 4.0 International License</a></strong>.</li> <li class="show">Seluruh informasi yang termuat di Journal Of Early Childhood And Islamic Education bersifat akademis, sehingga pengelola Journal Of Early Childhood And Islamic Education tidak bertanggung jawab terhadap kerugian yang ditimbulkan akibat dari penyalahgunaan informasi dari jurnal ini.</li> </ol> </div>Konsep Hubbul Wathan Minal Iman: Konstruksi Kurikulum Pendidikan PAI Berwawasan Kebangsaan di Era Globalisasi
https://journal.stai-muafi.ac.id/index.php/JOECIE/article/view/289
<p>Artikel ini bertujuan menganalisis konsep Hubbul Wathan Minal Iman sebagai dasar konstruksi kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) berwawasan kebangsaan di era globalisasi. Penelitian dilatarbelakangi oleh melemahnya nasionalisme generasi muda, berkembangnya intoleransi, serta masuknya ideologi transnasional melalui media digital yang memengaruhi identitas kebangsaan peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (<em>library research</em>). Data diperoleh melalui studi literatur terhadap buku, artikel jurnal, dokumen kurikulum, dan berbagai sumber ilmiah yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik <em>content analysis</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep <em>Hubbul Wathan Minal Iman</em> memiliki dimensi filosofis, pedagogis, dan praksis yang relevan dalam pengembangan kurikulum PAI. Integrasi nilai cinta tanah air dapat dilakukan melalui tujuan pembelajaran, materi ajar, metode pembelajaran dialogis, penggunaan media digital, serta evaluasi berbasis karakter kebangsaan. Penelitian ini juga menemukan bahwa kurikulum PAI berwawasan kebangsaan mampu memperkuat moderasi beragama, toleransi, dan identitas nasional peserta didik. Dengan demikian, konsep <em>Hubbul Wathan Minal Iman</em> dapat menjadi paradigma pendidikan Islam moderat dan transformatif dalam membangun generasi religius, nasionalis, dan adaptif terhadap tantangan globalisasi.</p>Abdullah
Copyright (c) 2026 Abdullah
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-302026-05-3042718110.62005/joecie.v4i2.289Feminisme Religius: Konsep Pendidikan Perempuan Pasca-Kolonial dalam Perspektif Pemikiran Tradisionalisme KH. Hasyim Asy'ari
https://journal.stai-muafi.ac.id/index.php/JOECIE/article/view/290
<p>Artikel ini bertujuan menganalisis konsep pendidikan perempuan pascakolonial dalam perspektif pemikiran tradisionalisme KH. Hasyim Asy'ari serta relevansinya terhadap pengembangan feminisme religius di Indonesia kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari karya-karya KH. Hasyim Asy’ari, terutama Adab al-‘Alim wa al-Muta‘allim, serta berbagai literatur ilmiah mengenai feminisme religius, pendidikan Islam, dan teori pascakolonial dalam sepuluh tahun terakhir. Analisis data dilakukan melalui teknik content analysis dengan pendekatan feminisme religius dan teori pascakolonial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran KH. Hasyim Asy’ari mengandung dimensi feminisme religius yang menempatkan perempuan sebagai subjek penting dalam pendidikan dan pembangunan peradaban Islam. Pendidikan perempuan dipandang sebagai kewajiban religius yang berfungsi membentuk kesadaran moral, spiritual, dan sosial perempuan Muslim. Dalam perspektif pascakolonial, konsep pendidikan pesantren yang dikembangkan KH. Hasyim Asy’ari merupakan bentuk resistensi terhadap dominasi epistemologi kolonial Barat yang memarginalkan perempuan. Penelitian ini menegaskan bahwa tradisionalisme Islam Nusantara memiliki kontribusi signifikan dalam membangun paradigma pendidikan perempuan yang humanis, religius, inklusif, dan transformatif di era modern.</p>Onik Zakiyyah
Copyright (c) 2026 Onik Zakiyyah
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-302026-05-3042829710.62005/joecie.v4i2.290Relevansi Spiritualitas Pendidikan Islam dalam Mengatasi Krisis Mental Generasi Digital
https://journal.stai-muafi.ac.id/index.php/JOECIE/article/view/293
<p>Perkembangan teknologi digital telah menghadirkan berbagai kemudahan dalam kehidupan manusia, namun pada saat yang sama memunculkan berbagai persoalan psikologis dan spiritual, terutama pada generasi muda. Meningkatnya fenomena kecemasan, kesepian, depresi, krisis identitas, dan kehilangan makna hidup menunjukkan bahwa kemajuan teknologi belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan batin manusia. Penelitian ini bertujuan menganalisis relevansi spiritualitas pendidikan Islam sebagai solusi terhadap krisis mental generasi digital melalui kajian pemikiran pendidikan Islam yang menekankan adab, penyucian jiwa, keteladanan pendidik, dan orientasi transendental dalam proses pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), paradigma konstruktivistik, serta metode deskriptif-analitis dan interpretatif-kritis. Data diperoleh dari berbagai sumber primer dan sekunder yang relevan, kemudian dianalisis melalui teknik analisis isi dan kontekstualisasi terhadap realitas pendidikan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spiritualitas pendidikan memiliki peran strategis dalam membangun keseimbangan intelektual, emosional, dan spiritual peserta didik. Nilai adab, keteladanan, dan kesadaran transendental terbukti relevan untuk memperkuat ketahanan mental, mengurangi dampak negatif budaya digital, serta membangun makna hidup yang lebih mendalam. Selain itu, implementasi spiritualitas pendidikan dapat dilakukan melalui penguatan budaya sekolah religius, pembelajaran berbasis keteladanan, dan integrasi nilai-nilai spiritual dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam. Dengan demikian, spiritualitas pendidikan Islam dapat menjadi paradigma alternatif dalam membangun kesehatan mental generasi digital secara holistik, humanis, dan transformatif.</p>Nur Cita Qomariyah
Copyright (c) 2026 Nur Cita Qomariyah
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-302026-05-30429811010.62005/joecie.v4i2.293Peran Pola Asuh Orang Tua dalam Perilaku Tantrum Anak Usia Dini: Studi Literatur
https://journal.stai-muafi.ac.id/index.php/JOECIE/article/view/288
<p data-start="329" data-end="1764">Perilaku tantrum merupakan salah satu bentuk luapan emosi yang umum terjadi pada anak usia dini karena kemampuan regulasi emosi yang masih berkembang. Salah satu faktor yang memengaruhi munculnya perilaku tantrum adalah pola asuh yang diterapkan oleh orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pola asuh orang tua dalam perilaku tantrum anak usia dini melalui studi literatur. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai artikel ilmiah, jurnal nasional, dan sumber akademik yang relevan yang dipublikasikan pada tahun 2021–2025. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi, mengkaji, dan mensintesis temuan-temuan penelitian terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa pola asuh otoriter dan permisif cenderung berkaitan dengan meningkatnya frekuensi dan intensitas perilaku tantrum pada anak. Sebaliknya, pola asuh demokratis berperan positif dalam membantu anak mengembangkan kemampuan regulasi emosi melalui komunikasi yang terbuka, pemberian kasih sayang, serta penerapan aturan yang konsisten. Temuan ini menunjukkan bahwa pola asuh demokratis merupakan pendekatan pengasuhan yang lebih efektif dalam mendukung perkembangan sosial emosional anak dan mengurangi kecenderungan perilaku tantrum. Oleh karena itu, orang tua perlu menerapkan pola pengasuhan yang hangat, responsif, dan seimbang guna mendukung perkembangan emosi anak secara optimal.</p> <p data-start="1769" data-end="1872"><strong data-start="1769" data-end="1784">Kata Kunci:</strong> pola asuh orang tua; perilaku tantrum; anak usia dini; regulasi emosi; studi literatur.</p>Faizatul FaridyRidhatul Lisfa LisfaRahmi Putri Ananta AnantaZakiatul Ulya UlyaRifkatul Fajarina FajarinaMunna Salsabila Salsabila
Copyright (c) 2026 Faizatul Faridy, Ridhatul Lisfa Lisfa, Rahmi Putri Ananta Ananta, Zakiatul Ulya Ulya, Rifkatul Fajarina Fajarina, Munna Salsabila Salsabila
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-302026-06-304211112510.62005/joecie.v4i2.288