Journal Of Early Childhood And Islamic Education https://journal.stai-muafi.ac.id/index.php/JOECIE <p style="text-align: justify;">Jurnal JOECIE adalah Jurnal ilmiah di bidang pendidikan Islam anak usia dini. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) STAI Muafi Sampang. Naskah yang diterbitkan berisikan tulisan ilmiah yang berhubungan dengan: 1) Kajian teori terkait pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini dalam perspektif Islam. 2) Inovasi-inovasi dalam dunia pendidikan Islam anak usia dini. 3) Manajemen pembelajaran di lembaga pendidikan Islam anak usia dini. 4) Bidang kajian pendidikan Islam dari berbagai aspek dan perspektif.</p> LP2M STAI MUAFI SAMPANG en-US Journal Of Early Childhood And Islamic Education 2962-8636 <h2>Copyright Notice</h2> <div class="page"> <ol> <li class="show">Semua artikel yang termuat dalamJournal Of Early Childhood And Islamic Education dilindungi oleh Undang-Undang dan dilarang mengutip atau mengkopi artikel untuk kepentingan komersial tanpa persetujuan editor jurnal .</li> <li class="show">Jika anda menemukan beberapa artikel yang diterbitkan di Journal Of Early Childhood And Islamic Education yang berpotensi melanggar hak cipta, silahkan bisa menghungi kami melalui kontak yang tersedia.</li> <li class="show">Aspek hukum dan legal formal artikel di Journal Of Early Childhood And Islamic Education terlisensi oleh<strong> <a href="http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/" rel="license"><img style="border-width: 0;" src="https://i.creativecommons.org/l/by-sa/4.0/88x31.png" alt="Creative Commons License"> </a><a href="http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/" rel="license">Creative Commons Attribution 4.0 International License</a></strong>.</li> <li class="show">Seluruh informasi yang termuat di Journal Of Early Childhood And Islamic Education bersifat akademis,&nbsp; sehingga pengelola Journal Of Early Childhood And Islamic Education tidak bertanggung jawab terhadap kerugian yang ditimbulkan akibat dari penyalahgunaan informasi dari jurnal ini.</li> </ol> </div> Pendidikan Pada Perkembangan Kognitif Anak Down Syndrome Di Sekolah Luar Biasa https://journal.stai-muafi.ac.id/index.php/JOECIE/article/view/163 <p>Anak-anak dengan Down Syndrome mengalami keterlambatan keterampilan kognitif yang dapat memengaruhi kemampuan mereka untuk berpikir secara abstrak, menyelesaikan masalah dan mengingatkan mereka pada informasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji betapa pentingnya pendidikan dalam perkembangan kognitif anak Down Syndrome yang ada di sekolah yang luar biasa. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian kualitatif deskriptif merupakan proses analisis data yang diawali dengan menganalisis secara keseluruhan data yang tersedia dari berbagai sumber, yaitu wawancara, dokumentasi pribadi, dan dokumentasi resmi. Subjek penelitian ini difokuskan pada orang tua dan guru yang mengajar di Sekolah Luar Biasa di Banda Aceh. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa selain pendidikan akademik, anak-anak dengan Down Syndrome di SLB juga diberikan pendidikan tentang keterampilan hidup. Selanjutnya, perkembangan kognitif pada Anak Down Syndrome memerlukan waktu yang lebih lama untuk mencapai perkembangannya dibandingkan teman sebaya. Dengan demikian, orang tua dan guru diharapkan dapat lebih memahami kondisi anak Down Syndrome dan memberikan dukungan yang tepat untuk kebutuhan mereka.</p> Intan Sri Nurhayati Selian Copyright (c) 2025 intan pidie, Sri Nurhayati Selian https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2025-07-03 2025-07-03 3 2 176 184 10.62005/joecie.v3i2.163 Implementasi Motivasi Literasi Dalam Surah Al-‘Alaq: 1-5 Di Pondok Pesantren Nazhatut Thullab Sampang https://journal.stai-muafi.ac.id/index.php/JOECIE/article/view/175 <p>Dalam al-Quran khususnya Surah <em>al-</em><em>‘Alaq</em>: 1-5 dijelaskan mengenai perintah membaca (literasi). Literasi merupakan simbol yang penting dalam kehidupan manusia, agar manusia memiliki kehidupan yang bermanfaat dan terarah. Perintah&nbsp; membaca dalam al-Quran selaras dan diterapkan&nbsp; di Indonesia dengan perintah literasi yang bertujuan mendongkrak dan menjadikan masyarakat&nbsp; Indonesia menjadi masyarakat yang bermartabat &nbsp;dan berilmu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian <em>field research</em> (penelitian lapangan) atau disebut juga dengan studi lapangan pada civitas lembaga pendidikan Islam, yakni pesantren. Sebab pesantren sebagai gerbong utama pendidikan Islam di Indonesia yang diharapkan menjadi agen awal untuk membumikan kembali budaya literasi Islam ini. Peneliti menelisik dan menganalisa implementasi motivasi literasi Surah <em>al-‘Alaq:</em> 1-5 di Pondok Pesantren Nazhatut Thullab Sampang dan kesimpulan yang didapat bahwa kegiatan literasi telah diterapkan di lembaga tersebut melalui tiga tahap yaitu: tahap <em>pembiasaan</em><em>,</em> tahap <em>pengembangan </em>dan tahap <em>pembelajaran</em>.</p> Zaglul Fitrian Nailun Najah Copyright (c) 2025 Zaglul Fitrian, Nailun Najah https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2025-10-13 2025-10-13 3 2 185 194 10.62005/joecie.v3i2.175 LANDASAN-LANDASAN, TUJUAN DAN FUNGSI PENDIDIKAN https://journal.stai-muafi.ac.id/index.php/JOECIE/article/view/215 <p>Pendidikan adalah bagian penting dalam kehidupan manusia karena melalui proses ini seseorang dapat mengembangkan potensi diri, membentuk karakter, serta mempelajari nilai moral, sosial, dan budaya. Tulisan ini mencoba membahas secara mendalam mengenai landasan, tujuan, dan fungsi pendidikan dalam konteks nasional. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka, yang berarti data diperoleh dari berbagai literatur seperti buku, jurnal ilmiah, dan regulasi resmi yang berkaitan dengan pendidikan. Dari hasil kajian, diperoleh pemahaman bahwa pendidikan tidak sekadar proses menyampaikan ilmu pengetahuan, tetapi juga upaya untuk membentuk manusia secara utuh. Ada beberapa landasan pokok dalam pendidikan, yaitu: landasan filosofis yang menentukan arah dasar pendidikan, landasan psikologis yang berhubungan dengan perkembangan peserta didik, landasan sosiologis yang melihat pendidikan sebagai bagian dari proses sosial dan budaya, dan landasan yuridis yang menjadi payung hukum dalam penyelenggaraannya. Tujuan pendidikan nasional sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 adalah mengembangkan potensi peserta didik agar tumbuh menjadi individu yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berpengetahuan luas, terampil, kreatif, dan bertanggung jawab. Selain tujuan tersebut, pendidikan juga memiliki sejumlah fungsi, antara lain membantu pengembangan kemampuan individu, melestarikan budaya, mengarahkan kontrol sosial, menjaga nilai-nilai yang ada di masyarakat, serta menjadi sarana perubahan sosial ke arah yang lebih baik. Secara keseluruhan, pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk manusia yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga kuat dalam moral dan spiritual, sehingga mampu berperan aktif dan memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.</p> A. Syauki Efendi Rikzal Musthofa Mohammad Zakki Copyright (c) 2025 A. Syauki Efendi, Rikzal Musthofa, Mohammad Zakki https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2025-05-30 2025-05-30 3 2 195 208 10.62005/joecie.v3i2.215 Pembelajaran STEM dalam Mengembangkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Pada Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) https://journal.stai-muafi.ac.id/index.php/JOECIE/article/view/253 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pembelajaran <em>Science, Technology, Engineering, and Mathematics</em> (STEM) dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Pembelajaran IPA di tingkat sekolah dasar masih cenderung berorientasi pada hafalan konsep, sehingga kurang optimal dalam menstimulasi kemampuan berpikir tingkat tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (<em>quasi-experimental design</em>). Subjek penelitian terdiri atas siswa sekolah dasar yang dibagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui tes keterampilan berpikir kritis yang telah divalidasi, sedangkan analisis data menggunakan uji statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran STEM memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Siswa yang mengikuti pembelajaran STEM menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam menganalisis masalah, mengevaluasi informasi, serta merumuskan solusi berbasis konsep ilmiah. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembelajaran STEM efektif digunakan sebagai pendekatan pembelajaran IPA untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar.</p> Fitriyah Ika Astutik Copyright (c) 2025 Fitriyah Ika Astutik https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2025-05-30 2025-05-30 3 2 209 220 10.62005/joecie.v3i2.253