https://journal.stai-muafi.ac.id/index.php/JAMARAT/issue/feed Jurnal Pengabdian Masyarakat 2026-05-30T00:00:00+00:00 Ita Wulan Sari paradilaauliya45@gmail.com Open Journal Systems <p style="text-align: justify;"><strong><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">JAMARAT:</span></span></strong><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"> Jurnal Pengabdian Masyarakat merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat dan kajian sosial kemasyarakatan yang meliputi bidang agama, budaya, ekonomi, pendidikan, dakwah, politik, sejarah dan pengembangan desa. </span><span style="vertical-align: inherit;">Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun, yakni: Bulan November dan Mei. </span><span style="vertical-align: inherit;">Jurnal ini diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) STAI Muafi Sampang sebagai ruang publik dan sosialisasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dari para peneliti, akademisi dan pengabdi yang berkenaan dengan fokus jurnal ini.</span></span></p> https://journal.stai-muafi.ac.id/index.php/JAMARAT/article/view/239 Model Komunikasi Keluarga Nelayan: Studi Kasus Tingkat Kepuasan Istri terhadap Pekerjaan Suami sebagai Nelayan di Desa Ujung Lero Kecamatan Suppa Kabupaten Pinrang 2025-12-07T21:53:47+00:00 Nurmadinah Nurmadinah nurmadinah@stainparepare.ac.id <p>Artikel ini bertujuan untuk menganalisa Model Komunikasi Keluarga Nelayan (Studi Kasus Tingkat Kepuasan Istri terhadap Pekerjaan Suami sebagai Nelayan di Desa Ujung Lero Kecamatan Suppa Kabupaten Pinrang). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dan dalam mengumpulkan data digunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Fokus dari penelitian ini adalah istri-istri nelayan suku Mandar yang bermukim di Desa Ujung Lero. Artikel ini menemukan hasil bahwa dalam komunikasi keluarga nelayan, lingkungan sangat berpengaruh terhadap pesan bisa sampai kepada penerima. Menggunakan model komunikasi pluralis yakni memiliki tingkat percakapan yang tinggi, tetapi rendah dalam kesesuaian. Keluarga nelayan memiliki banyak kebebasan percakapan, tetapi pada akhirnya mereka akan membuat keputusan sendiri tentang tindakan apa yang harus. Orangtua dari keluarga pluralistis cenderung digolongkan sebagai orangtua yang mandiri, Kemandirian membuat suami dan istri tidak terlalu saling bergantung.&nbsp; Ada beberapa faktor yang menjadi kepuasan tersendiri bagi istri nelayan, yakni saat suami menelfon dan menanyakan kabar istri dan anaknya, saat suami memberi perhatian walaupun hanya dengan ucapan, saat suami mengucapkan kata-kata romantis, saat suami selalu bekerja keras untuk menafkahi keluarganya, suami tidak hanya menafkahi keluarganya tetapi juga menafkahi keluarga istrinya.Pemenuhan kebutuhan fisiologis istri, dirasa terpenuhi saat suami mengirim uang. Pemenuhan psikologis, yakni kebutuhan rasa aman dirasakan terpenuhi saat suami pulang dengan selamat, kebutuhan cinta, sayang dan kepemilikan dirasakan terpenuhi saat suami mengucapkan kata yang menunjukkan rasa perhatiannya terhadap istri, kebutuhan harga diri dirasa terpenuhi saat suami memuji peranan istri yang juga sebagai kepala keluarga saat suami berada di laut, dan yang terakhir istri merasa kebutuhan aktualisasi dirinya terpenuhi saat dapat menghasilkan uang sendiri sehingga dapat membantu perekonomian keluarga</p> 2019-06-06T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2019 Nurmadinah https://journal.stai-muafi.ac.id/index.php/JAMARAT/article/view/240 Bimbingan Karir Terhadap Anak Tuna Netra di Sekolah Luar Biasa Negeri Pinrang 2025-12-07T21:53:47+00:00 Kamaruddin Kamaruddin kamaruddin@stainparepare.ac.id <p>Artikel &nbsp;ini bertujuan untuk menganalisa proses pelaksanaan layanan bimbingan karir di Sekolah Luar Biasa Negeri Pinrang. Selain tujuan di atas, tujuan lain dalam penulisan ini adalah untuk mengetahui apa saja yang menjadi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan bimbingan karir tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Dalam mengumpulkan data digunakan mmetode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis deskriktif kualitatif dimana data yang terkumpul lalu kemudian disusun dan diklasifikasikan sehingga menggambarkan jawaban dari rumusan masalah. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan bimbingan karir di Sekolah Luar Biasa Negeri Pinrang menggunakan proses layanan orientasi dimana pada tahap awal telah ada beberapa instrumen pada bidang studi dan bakat yang diberikan kepada anak tuna netra, tahap bimbingan kerja yang selalu dilaksanakan, dan tahap bimbingan lanjut untuk memperlancar bakat dari anak tuna netra. Kegiatan bimbingan karir didampingi oleh guru kelas sekaligus guru pembimbing bagi anak tuna netra. Ada dua bimbingan karir diantaranya bimbingan karir akademik dan bimbingan karir non akademik. Dimana anak tuna netra mempunyai hak yang sama dengan anak normal pada lainnya. Namun dalam pelaksanaannya tentu saja tidak mudah, karena kurangnya fasilitas yang memadai, kurangnya pesrsonil guru yang ada, terkadang anak malas, terkadang turunnya semangat, dalam waktu kegiatan biasanya ada pengganggu dari kelas lain sehingga dapat menghambat kegiatan, dan karena faktor biaya yang terbatas.</p> 2019-06-06T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2019 Kamaruddin https://journal.stai-muafi.ac.id/index.php/JAMARAT/article/view/241 2025-12-07T21:53:47+00:00 Rahmah Rahmah rahmah02@stainparepare.ac.id 2019-06-06T00:00:00+00:00 Copyright (c)